Showing posts with label Journal Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Journal Otomotif. Show all posts

Thursday, February 3, 2011

Tips Performance Skutik

Setting Skutik Agar Tangguh di Tanjakan

Depok - Perlu diketahui terlebih dulu, bahwa sebenarnya motor jenis skutik awalnya dirancang buat alat transportasi di perkotaan yang jalannya cenderung datar. Maklum, sistem transmisi CVT (continuous varable transmission) memang lebih cocok di kontur jalan seperti itu.

Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.

“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.

Misal kalau di Vario standarnya pakai 13 gram (6 buah), maka semuanya diganti yang 11 gram. “Selain itu, celah klep dibikin agak rengang sedikit bagian ex-nya,” tambah Sena.

Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Dan yang perlu diperhatikan pula yakni cara ngegasnya. “Pakai metode partial opening throttle alias grip gas diurut,” saran Sena. Jangan langsung dipelintir dalam, karena akan membuat rasio bukaan puli jadi terlampau berat. Sehingga lari motor jadi kayak ngeden.Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step. 

Keterangan :
1. Cara paling simpel mengakali torsi di putaran tengah untuk motor standar yakni dengan mengganti roller pakai yang bobotnya lebih ringan 2 gram secara merata.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
4. Ukuran spuyer, terutama main jet sebaiknya dinaikkan satu step untuk menghindari mesin cepat overheat karena keseringan nanjak ekstrem.
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit. (motorplus.otomotifnet.com)

First Drive Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier

First Drive Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier, Welcome Back!

Jakarta - Melihat mobil ini mengingatkan kita di era ’90-an ketika keluarga Toyota Land Cruiser (TLC) ini cukup banyak dipakai oleh penggemar jip Tanah Air. Semakin ke sini, sosoknya sudah jarang terlihat di jalanan.

Namun, sekarang PT Toyota Astra Motor selaku ATPM melalui main dealer-nya Auto 2000, mulai tahun ini akan pasarkan kembali TLC 70. “Tahun ini kita coba menjual TLC 70 untuk fleet customer dan masih spot order. Tapi kalau konsumen pribadi yang mau pesan bisa saja,” jelas Cahaya Fitri Tantriani, marketing communication Auto2000 Head Office di Sunter, Jakut.

Mesin V8

Menyaksikan sosok yang dibandrol Rp 730 juta(OTR Jakarta) ini memang cukup besar untuk sebuah kendaraan penumpang. Namun, modelnya baru membuat TLC 70 ini lebih gagah dari versi tahun lamanya.

Itu tampak sekali dari tampang depannya yang telah diubah mirip Land Cruiser VX. Khususnya lampu depan menyatu dengan sein. Sedangkan rakitan sebelum 1997, kedua lampu itu terpisah atau lampu sein menempel di fender depan.
Mesin V8 turbocharger 4.500 cc sangat halus (kiri). Dasbor simpel dan spidometer sudah dilengkapi MID dan voltmeter (kanan)
Head light-nya pun tak lagi bulat tapi sudah mengotak. Gril radiatornya dengan garis horizontal di tengahnya plus emblem Toyota yang serbabesar jadi ciri khas TLC. Namun dengan desain barunya, lebih mempertajam kalau mobil ini kokoh dan kuat.

Melihat bodi samping dan belakang mobil dua pintu ini tak banyak berubah. Desain maupun lekukan bodi masih tetap dipertahankan. Pun begitu bodi belakang yang tetap mengusung dua pintu untuk masuk penumpang.

Gimana dalamnya? Dasbornya berubah total dari versi lawas. Desainnya gak lagi kaku, meski masih kotak-kotak namun sudah lebih dinamis, terlebih melihat 4 bulatan sebagai corong semburan AC.

Apalagi, lingkar kemudinya yang bermodel 4-spoke mirip dengan mobil-mobil sekarang ini. Ditambah lagi, pemakaian head unit 2 DIN yang sudah dapat memutar CD dan MP3 penambah nyaman. Sayang, model knob AC masih jadul layaknya mobil produksi ’80-an.

Weit... bicara keamanan, TLC 70 ini sudah dilengkapi sepasang SRS Airbag buat supir dan penumpang depan. Gak mau terlalu lama, mending nyobain jalan. Kunci kontak diputar, grenggg.... mesin diesel V8 DOHC 4.500 cc cukup halus layaknya mesin bensin.

Meski ngetes jalan hanya beberapa meter, tapi impresi akan mesin 1VD-FTV-nya itu bikin kagum. Saat pedal gas dibejek, tenaganya sangat terasa, mungkin karena turbocharge intercooler dan common-rail direct injection-nya yang membuat power luar biasa.

Namanya mobil berpenggerak 4 roda, gak afdol kalau gak tes 4 wheel drive (4WD). Karena masih manual tipe part time, pengoperasiannya pun masih melalui tongkat dan lebih dulu mengunci 4WD hub di kedua roda depannya.

Setelah hub dikunci (lock) dan tongkat pindah ke 4L, mobil pun bergerak dengan kecepatan rendah. Power masih terasa sangat besar meskipun hanya menjajal di kondisi jalan aspal. Pasti dengan engine V8-nya itu, medan off-road sanggup dilahap dengan mudah. Welcome back TLC 70!

Auxilary Tank

Kehebatan dan keunikan TLC 70 ini bukan hanya dari model dan mesinnya, tapi di mobil yang sudah dilengkapi MID di spidometernya ini terdapat dua tangki bensin. Alias, ada auxilary tank (tangki tambahan).

Jadi, jangan bingung kalau melihat ada dua tutup bensin di bodi samping kiri depan dan belakangnya. Karena satu tangki ada di bawah jok depan dan satu lagi terdapat di belakang. Fungsinya jelas,sesuai dengan karakter mobil ini yang diciptakan sebagai kendaraan medan berat yang kerap menempuh perjalanan jauh.

Guna mempermudah pengoperasiannya, di dasbor terdapat tombol ‘SUB’ untuk men-switch (memindahkan) fungsi tangki pertama ke tangki kedua dan sebaliknya secara otomatis. So, driver tinggal pencet tombol itu jika jarum indikator bensin pertama jika sudah menunjukkan ‘E’ (empty).

Oiya, indikator bensin di spidometer ada dua. Yang sebelah kanan adalah indikator tangki utama, sementara sebelah kiri menjadi tangki tambahan. Keduanya berkapasitas 180 liter (90:90 liter). Irit dong? (mobil.otomotifnet.com)


Data Spesifikasi :
Mesin : V8 DOHC 32 katup, turbo diesel, variable vane turbocharger, intercooler, common-rail direct injection
Kapasitas : 4.461 cc
Rasio kompresi : 16,8:1
Diameter x langkah : 86 x 96 mm
Tenaga : 205 dk/3.400 rpm
Torsi : 430 Nm/1.200-3.200 rpm
Transmisi : manual 5 speed
Dimensi bodi P x l x t : 5.220 x 1.790 x 2.115 mm
Wheel base : 2.980 mm
Sistem kemudi : power steering hidrolis dengan tilt steering
Suspensi depan : rigid live axle, leading arm, coil spring, dampers dan anti-roll bar
Suspensi belakang : rigid live axle, semi-elliptic leaf spring dan dampers
Rem depan & belakang : cakram
Ban : Dunlop SP Road Gripper 7,5xR16

Transmisi Otomatis 9-Percepatan dari ZF

DETROIT - Produsen transmisi mobil, truk, dan bus terkenal ZF mengumumkan telah berhasil mengembangkan transmisi otomatis 9-percepatan. Hebatnya lagi, transmisi ini dirancang untuk mobil gerak roda depan dan mesin melintang. ZF mengembangkannya karena saat ini 80 persen mobil di dunia berpenggerak roda depan.

Dijelaskan pula oleh Executive Vice President ZF Friedrichshafen AG, Dr Michael Paul, saat konferensi pers di Detroit Motor Show 2011, transmisi tersebut dijadwalkan sudah diproduksi pada 2012. Produsen pertama yang akan menggunakan adalah Chrysler untuk produksinya pada 2013.
Pertengahan tahun lalu, bos Fiat & Chrysler, Sergio Marchionne, memang sudah mengatakan tertarik menggunakan transmisi otomatis 9-percepatan ini. Transmisi itu akan menggantikan CVT buatan JATCO yang digunakan oleh Chrysler untuk mobil kompaknya.

Tren bergeser
"Jumlah perbandingan transmisi tidak akan berhenti," jelas Casey Selecman, seorang pengamat Transportation Project Manager dari Martec Group. "Jumlah produsen mobil yang beralih ke transmisi dengan percepatan lebih banyak terus bertambah. Transmisi dengan percepatan sedikit dan perbandingan rendah membutuhkan torsi besar dan kurang efisien," urainya.

Selecman percaya, dengan makin ketatnya regulasi konsumsi bahan bakar pada 2016-2025, produsen berusaha membatasi tenaga mesin. Produsen akan berusaha menggunakan transmisi dengan 6-percepatan ke atas. Dilaporkan pula, pada pertengahan tahun lalu, Mercedes-Benz mengembangkan transmisi 9-percepatan, tetapi untuk kendaraan bermesin besar dan gerak roda belakang.
Dijelaskan pula, dibandingkan dengan transmisi 6-percepatan tipe gigi planet, transmisi otomatis 9-percepatan ZF terbaru ini mengirit konsumsi bahan bakar sampai "dua digit". Pasalnya, paket, dimensi, dan berat sama dengan unit transmisi 6-percepatan untuk mobil gerak roda depan. Torsi yang dapat dipindahkan mencapai 400 Nm.

Lamborghini Perkenalkan Suspensi Contekan F1

SANT’AGATA BOLOGNESE - Kendati Pameran Mobil Jenewa ke-81 masih sebulan lebih lagi, Lamborghini sudah mulai mencicil informasi tentang produk terbaru pengganti MurciĆ©lago. Supersport car terbaru ini bikin penasaran karena Lamborghini belum menyebutkan namanya. Sementara teknologinya terus dipublikasikan.


Tercepat
Terakhir adalah teknologi suspensi dan rem yang juga sudah dirilis untuk media. Disebutkan, model yang akan melakukan debut di Jenewa tersebut adalah flagship terbaru Lamborghini, menggunakan mesin V12 dan bertenaga 55kw (700 PS). Lambo mengklaim, mobil ini akan menjadi supersport tercepat.

Kendati bibir orang-orang Sant’Agata Bolgonese tertutup rapat, wartawan di Amerika bisa juga mendapatkan nama Lambo terbaru tersebut. Kalau sebelumnya sempat disebut Jota, terakhir adalah Aventador dengan embel-embel LP700-4. Wartawan berhasil melacak berdasarkan informasi dari US Paten and Trademark Office. Nama tersebut akan digunakan untuk mobil dan komponennnya, t-shirt, baju hangat, polo shirt, jas, sal, sarung tangan, topi, jaket, sepatu sampai mobil remote control.

Tangkai Dorong
Informasi terkini dari Lambo, mobil tersebut menggunakan suspensi pushrod alias tangkai dorong. Suspensi ini digabungkan dengan wishbone ganda plus rem dari keramik karbon. Konsep suspensi, dasarnya dicontek dari mobil Formula-1 dan disetel lagi agar nyaman ketika dikebut di jalanan umum.

Struktur suspensi tangkai dorong adalah pemasangan elemen damper atau pegas tidak langsung pada roda, tetapi dihubungkan ke struktur sel bodi. Tangkai dorong dipasang melintanng di bawah kaca depan di depan dan dekat dengan mesin yang berada di belakang. Komponen lain dari suspensi adalah tuas dan roller relay yang berfungsi memindah gaya dari dudukan roda ke damper atau pegas.

Dengan cara ini, pengendalian atau handling menjadi lebih responsif. Mobil lebih gampang dikendalikan pada berbagai kecepatan. Sasis tetap kokoh, kerja pegas dan peredam makin presisi dan spontan. Suspensi juga tidak terlalu kaku. Mobil lebih nyaman dan pengendalian makin mantap.

Sistem Lift
Pada roda depan, peredam kejut dilengkapi dengan sistem "lift” hidraulik yang memungkinkan bagian depan mobil ditinggikan 40 mm hanya dengan menekan tombol. Dengan cara ini, pegemudi tak lagi ribet bila harus melintasi polisi tidur atau gundukan.

Teknologi terbaru lainnya adalah material yang digunakan untuk komponen sasis antara lain aluminiun dan serat karbon untuk mengurangi bobot. Seluruh sistem supsensi, termasuk lengan kontrol atas dan bawah, dudukan roda dan tuas relay, dibuat dari campuran aluminium cor.

Untuk mengendalikan kecepatan, digunakan rem cakram berdiameter 400 mm dan kaliper enam silinder. Rem parkirnya juga mudah dioperasikan, cukup dengan menekan tombol. Tepatnya menggunakan tenaga listrik.
Setir dilengkapi dengan tiga servotronik agar pengemudi bisa memilih kondisi mengemudi, di trek balap atau jalan raya. Selanjutnya Lambo akan memasang roda 19 inci berbalut ban 255/35 di depan, sedangkan roda belakang 20 inci dengan ban 335/30.

Bensin Sintetik Untuk Kenyamanan Kenderaan Anda

Makin banyaknya jumlah kendaraan bermotor merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Cella Energy. Pasalnya, kebutuhan energi untuk menjalankan kendaraan semakin besar. Sementara itu, energi atau kendaraan alternatif sekarang punya berbagai keterbatasan.

Dijelaskan, bahan bakar paling ideal adalah hidrogen. Pasalnya, pembakarannya tidak menghasilkan emisi karbon. Masalahnya, mobil berbahan bakar hidrogen—umumnya masih dalam tahap konsep—punya banyak kendala. Hal yang sama juga terjadi pada kendaraan listrik. Bahkan mesin konvensional yang menggunakan bensin, diesel, dan gas harga makin mahal karena regulasi emisi yang makin ketat.

Hidrogen
Prototipe mobil berbahan bakar hidrogen sekarang cukup rumit dan risikonya tinggi. Pasalnya, hidrogen dicairkan sampai suhu minus 253 derajat celsius. Lantas hidrogen cait itu dimampatkan ke dalam silinder atau tangki bertekanan tinggi, 10.000 psi atau 700 bar.

Hal ini tidak hanya memusingkan produsen merancang kendaraan, tetapi juga stasiun tempat pengisian hidrogen. Butuh biaya mahal dan keterampilan khusus untuk menanganinya.

Cara lain, menggubah hidrogen menjadi energi listrik langsung atau sel bahan bakar (FC) membutuhkan kanister metal hidrida bertekanan rendah. Problemnya, sulit dibawa-bawa.

Hibrida dan Listrik
Bensin dan diesel? Harga bahan bakar minyak terus melambung atau tak karuan. Masalah lain, pembakaran menimbulkan emisi karbon. Dengan tuntutan emisi karbon yang makin ketat, biaya pembuatan mesin semakin mahal. Ini pula yang menyebabkan produsen terpaksa memperkenalkan mobil listrik dan hibrida.

Masalahnya, baterai lithium-ion yang digunakan mobil listrik atau hibrida (plug-in) teknologinya masih baru. Insfrastruktur tempat pengisian listrik sangat terbatas. Masalah lain, membuat mobil listrik kurang menarik—sekali isi baterai hanya bisa untuk jarak 160 kilometer.

Padahal, berdasarkan riset, keinginan pemilik kendaraan, sekali mengisi, bisa untuk menempuh 500 km agar tidak dihinggapi fenomena kecemasan atau khawatir mogok. Kendala lain, harga mobil listrik masih mahal karena harus menggunakan komponen penggerak baru.

Hidrogen Cella Energy
Bahan bakar yang digunakan Cella Energy basisnya adalah hidrogen. Hanya berbeda cara mengemas atau ujudnya. Hidrogen tidak lagi didinginkan atau dicairkan. Karena itu pula tidak dibutuhkan tangki tekanan tinggi.

Cella Energy memanfaatkan kelebihan nano-struktur. Selanjutnya, hidrogen atau hidrida dikemas dengan proses coaxial electrospinning bersama mikro-serat dari polimer. Ukuran serat sepertiga puluh diameter rambut manusia. Selanjutnya, struktur bahan bakar adalah inti hidrida dibungkus oleh polimer. Bagian luar berfungsi sebagai pengaman dan pelindungi hidrida, sekaligus sebagai filter (kimia). Karena itulah, konsep ini dianggap 100 persen aman plus biaya produksi yang lebih murah.

Dengan cara tersebut, pengisian ulang hidrogen dapat dilakukan dalam beberapa menit saja, seperti bensisn atau diesel. Hanya diperlukan sedikit modifikasi. Dikatakan, juga bisa digunakan kendaraan dengan sistem sel bahan bakar (hidrogen sekarang).

Tangki untuk bahan bakar ini atau bensin sintetik ini tetap berbentuk konvensional dan ditempatkan seperti posisi sekarang. Karena tidak memerlukan tekanan tinggi atau suhu rendah, infrastruktur yang ada sekarang bisa langsung digunakan.
Dikatakan, konsepnya sama dengan menuang aditif ke bensin. Densitas atau kandungan energi bisa disesuaikan dengan kebutuhan industri!

14 Tanda Audio Mobil Bermasalah

Sistem audio mobil yang di dalamnya terdapat komponen elektronika dan instalasi pasti mengalami proses penurunan kualitas. Bahkan, bukan tidak mungkin terjadi kerusakan pada bagian itu akibat cara pakai yang kurang tepat sampai kelemahan pada produknya sendiri.

Ada 14 tanda yang bisa dikatakan masalah pada sistem audio, seperti disampaikan Andreas Tjahjadi (instalatur Audio Plus di Jakarta Barat), Erwin (instalatur Radius Mobile Works), dan Hongyono Chandra (instalatur audio Prisma di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan).

1. Tegangan aki drop karena kapasitas air aki berkurang. Masalah itu bisa juga terjadi karena terminal pengisian (ground) longgar atau pengisiannya kurang. Akibatnya, suplai listrik terganggu.
2. Terminal/kepala aki berkerak menyebabkan kurangnya tegangan dan bisa bikin sistem terganggu. Selain itu, sekring utama (main fuse) meleleh karena pengaruh panas kompartemen mesin akibat bagian pelindung yang juga meleleh.
3. Kerusakan pada pemutar CD. Hal ini ditandai dengan proses membaca CD yang agak lama, bahkan cenderung diam (atau skip) sebelum masuk ke track lagu. Masalah tersebut dipicu pemakaian CD yang ketebalannya tidak sesuai standar.
4. Tombol volume. Head unit kadang berfungsi, kadang tidak. Jika demikian, maka hal itu ditengarai oleh adanya kabel fleksibel yang putus di dalam.
5. Kabel ground RCA putus di bagian dalam head unit. Ini membuat gejala storing (noise) muncul dari speaker.
6. Bunyi sember (kresek-kresek) di speaker. Ada kotoran masuk di antara voice coil dan magnet.
7. Suara pincang. Suara lebih berat ke salah satu sisi karena salah satu speaker midrange atau tweeter mati. Penyebabnya, solderan pada konektor speaker terlepas.
8. Speaker berasap. Ada hubungan pendek arus listrik antara kabel speaker (karena sambungan berkarat) ke ground sehingga voice coil panas. Seperti kita ketahui, bila terjadi korsleting pada speaker, kondisi ini akan memengaruhi kinerja power, bahkan menyebabkan malafungsi power amplifier jika tidak dilengkapi short circuit protection.
9. Kerusakan tweeter. Dalam hal ini, nada high lama-kelamaan menjadi clip (sember). Masalah tersebut bisa terjadi karena faktor cuaca akibat perangkat sering tersorot sinar matahari. Kondisi tersebut dapat membuat diafragma tweeter menjadi getas.
10. Subwoofer mati total karena voice coil terbakar akibat overpower.
11. Distorsi. Hal ini biasanya muncul pada subwoofer ketika berbarengan dengan bunyi bass. Soal satu ini muncul karena suspensi subwoofer sudah lemah atau ada kotoran di antara voice coil dan magnet.
12. Kerusakan pada potensiometer di power menyebabkan suara di speaker berat sebelah.
13. Timbul suara "jedug" saat sistem difungsikan atau dimatikan. Ini terjadi karena ada kerusakan pada komponen power.
14. Karena ada kerusakan pada power, bagian konus pada speaker "melotot" ketika sistem difungsikan. Artinya, yang keluar dari power adalah arus DC (seharusnya AC). Ini lantaran solderan pada papan PCB kendor atau bisa juga disebabkan kotoran yang menempel.

Pasang Stabilizer Supaya Mobil anda Stabil

Banyak cara meningkatkan kestabilan mobil kala bermanuver di tikungan atau saat menyalip. Salah satunya dengan memasang stabilizer yang fungsinya sebagai batang koneksi untuk membuat pergerakan suspensi kanan dan kiri seimbang.

Untuk kendaraan sport utility vehicle (SUV) seperti Toyota Rush, Daihatsu terios, Honda CR-V, Nissan X-Trail, Toyota Fortuner, Chevrolet Captiva tersedia stabilizer orisinal atau aftermarket seperti buatan Daytona, TRD (Toyota), Goliath atau Hiyashi.

"Umumnya SUV sekarang, depan sudah dilengkapi stabilizer, tinggal pasang yang belakang," ungkap Iwan dari bengkel 4x4 Specialist di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Harganya kisaran Rp400 ribu sampai Rp1,5 juta.
Pemasangannya tidak sulit. "Untuk Fortuner, pemasangannya tak lebih dari satu jam," tegas Ade Nur Sapatri, service advisor Plaza Toyota di Jakarta Barat. Pada arm belakang suspensi sudah terdapat lubang.

Inilah cara pemasangannya stabilizer belakang :
1. Sedia kunci ring dan sok 17 mm
2. Lihat lubang pada bagian arm bawah dekat ban untuk menempatkan stabilizer
3. pasang sebelah kanan dahulu untuk memudahklan instalasi dengan mencocokan lubang stabilizer dengan lubang pada arm.
4.Setelah pas, masukkan baut 17 mm yang telah disediakan. Agak repot pasang baut yang depan karena diselipkan lewat lubang bagian belakang arm.
5. Gunakan magnet untuk mennyocokkan atau mengeluarkan baut dengan lubang stabilizer jika kurang pas. Pasang baut 17 mm polos untuk bagian depan, sedang baut belakang yang ada tonjolannya.
6. Setelah baut depan terpasang, masukkan baut belakang melalui lubang arm yang lebih besar.
Kemudian kencangkan bazut depan lalu baut belakang dengnan kunci sok.

Membersihkan Velg Mobil

JAKARTA - Velg mobil berdesain jari-jari cukup indah dilihat dan cenderung tidak membosankan. Namun, sangat sulit saat membersihkannya lantaran mempunyai celah yang sulit dijangkau dengan jari tangan. Enggak usah pusing, ikuti langkah-langkah melenyapkan kotoran velg itu di bawah ini.

1. Jangan mencuci velg saat mobil baru digunakan. Sebab, velg yang masih panas akan menimbulkan jamur jika langsung disiram air. Sebaiknya tunggu sampai dingin.
2. Pastikan ruang dalam fender bersih (dibersihkan dulu) agar kotorannya tidak jatuh dan menempel ke velg.
3. Setelah itu, baru giliran velg. Setelah disiram, gunakan sampo atau cairan khusus. Untuk yang berwana krom, pakai cairan khusus krom untuk menghindari risiko lapisan mengelupas.
4. Untuk sudut yang sulit dijangkau, gunakan kuas atau sikat gigi. Jika masih terdapat noda membandel, maka sebaiknya bahasi dulu velg dan diamkan beberapa saat, baru kemudian dibersihkan.
5. Jika terdapat "emas hitam" (aspal), maka noda ini biasanya tidak mempan jika dihilangkan hanya dengan sampo. Untuk itu, bisa pakai bensin atau minyak tanah. Selanjutnya, bersihkan velg dengan bantuan kompon agar bensin tidak meninggalkan noda.
6. Yakin sudah bersih? Keringkan velg dengan lap chamois.
Khusus untuk velg krom, jika ingin benda ini kinclong, maka ditaburilah bedak, kemudian digosok dengan lap bersih. Anda juga bisa menggunakan wax khusus warna krom.

Mengenal Hubungan Kompresi dan Nilai Oktan

Pertanyaan yang banyak muncul sekarang ini di antara pemakai kendaraan bermotor adalah apa akibatnya apabila menggunakan bensin premium atau beroktan lebih rendah. Pasalnya, harga bensin beroktan tinggi sekarang ini semakin cepat menguras kantong!

Sebelumnya menjawab pertanyaan tersebut, pemilik mobil dan sepeda motor ”harus” mengetahui salah satu spesifikasi mesin, yaitu perbandingan kompresi (compression ratio).

Perbandingan kompresi adalah perbandingan ruang yang tercipta di atas piston ketika berada di titik terendah atau bawah (TMB) dan tertinggi atau titik mati atas (TMA). Lihat gambar!

Tren mesin sekarang, perbandingan kompresinya makin tinggi. Malah kini ada mesin bensin dengan perbandingan kompresi 14: 7. Adapun mesin lama bisa saja 7–8 : 1. Sekarang ini kebanyakan perbandingannya 9–10,5 : 1. Mesin yang lebih canggih sekitar 11- 12. Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi.

Untuk membuat mesin bekerja dengan perbandingan kompresi tinggi, syarat utamanya adalah harus menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi. Kendati demikian, tidak semua mesin harus atau lebih baik menggunakan bensin beroktan tinggi. Mesin dengan kompresi rendah, jika diberi bensin oktan tinggi, hanya menyebabkan pemborosan uang. Tenaga mesin juga tidak naik dan tetap saja boros.

Sebenarnya para ahli yang berkecimpung di laboratorium mesin sudah mengeluarkan data hubungan antara perbandingan kompresi dan oktan bahan bakar seperti berikut.

Perbandingan
Kompresi
Kebutuhan
Nilai Oktan
Efisiensi Termal %
(Gas ditekan habis)
5 : 1
72
-
6 : 1
81
25
7 : 1
87
28
8 : 1
92
30
9 : 1
96
32
10 : 1
100
33
11 : 1
104
34
12 : 1
108
35

Kendati demikian, pada sebagian mesin sekarang, apalagi yang menggunakan dua busi atau busi menyala dua kali secara berurutan, penggunaan bensin beroktan lebih rendah masih bisa ditoleransi.

Tugas oktan
Oktan dicampurkan ke dalam bensin bertugas mencegah agar jangan cepat terbakar! Lho kok gitu? Bukankah bensin yang mudah terbakar lebih oke? Tidak demikian pada mesin. Pada mesin, waktu pembakaran (pengapian) telah ditentukan berdasarkan siklus atau langkah kerja mesin.

Pembakaran terjadi ketika piston mendekati titik mati atas (TMA) pada langkah kompresi. Tidak boleh terlalu jauh atau maju atau terlambat. Apabila kemajuan, kerja mesin tidak efisien dan tenaga kurang. Sebaliknya, jika terlambat, mengakibatkan mesin menembak atau bahasa kerennya knocking.

Nah, bensin yang disedot oleh mesin (disemprotkan oleh injektor) dikompresi atau dimampatkan pada langkah kompresi sekaligus dicampur dengan udara. Pada saat inilah terjadi kenaikan suhu dan tekanan bensin di dalam. Suhu tersebutlah bisa memicu bensin bisa terbakar dengan sendirinya, yang disebut juga autoignition. Ya, terbakar sendiri alis swabakar!

Nah, bisa dibayangkan, kalau swabakar terjadi sebelum busi memercikkan bunga api. Akan terjadi dua ledakan besar. Pertama, swabakar bensin dan kedua akibat disulut oleh busi. Kalau keseringan, dipastikan akan merusak mahkota piston, kubah kepala silinder, klep, busi dan kalau mesin modern sekarang adalah injektor (injeksi langsung).

Apabila kedua ledakan beradu dan sering terjadi, umur mesin pendek. Mesin juga loyo, boros bensin, dan menimbulkan polusi tinggi.

Nah, untuk mencegah swabakar itu, ke dalam bensin ditambahkan oktan yang dibuat dari berbagai macam bahan (dulu timbal atau Pb). Makin tinggi nilai oktan, tambah hebat kemampuan mencegah swabakar. Waktu pengapian yang lebih dekat ke TMA membuat pembakaran lebih efisien, ledakannya lebih kuat.

Kendati demikian, masih ada berbagai faktor lain yang menentukan pemilihan oktan ini. Misalnya, suhu, putaran dan beban mesin, dan ketinggian tempat.

Pada mesin-mesin modern, terutama sistem injeksi, untuk mencegah swabakar atau menembak, dilengkapi dengan knock sensor yang bertugas memantau kerja mesin. Kalau terjadi gejala menembak, sensor akan melaporkan ke komputer, waktu pengapian dimajukan untuk mencegah gejala menembak atau swabakar!

Pasang Air Scoop di Honda Jazz, Toyota Yaris

JAKARTA - Buat yang punya Honda Jazz atau Toyota Yaris, Anda ingin pasang air scoop? Perangkat tersebut semacam terowongan angin yang berfungsi menangkap aliran udara yang kemudian disalurkan ke kompartemen mesin. Dengan begitu, hawa panas di jantung pacu pun bisa berkurang.

Ada dua macam jenis air scoop. Pertama, berbahan FRP atau plastik ABS dengan harga Rp 250.000. Kedua, bermaterial carbon fiber yang bisa tahan panas sampai 1.000 derajat celsius dan dibanderol Rp 550.000.
Harga itu, kata Willy dari bengkel Namura Hyan di Kembangan, Jakarta Barat, untuk Jazz dan Yaris lama. Kalau untuk model terbaru, yang plastik ABS Rp 500.000, sedangkan carbon fiber Rp 1 juta. (Aries Aditya Putra)

Pemasangannya gampang dan tidak butuh keahlian khusus. Ikuti petunjuk di bawah ini :
1. Buka kap mesin
2. Buka karet yang melintang di dekat wiper
3. Lepas penutup plastik untuk akses menuang minyak rem
4. Pasang air scoop yang menggantikan plastik tadi
5. Pasang kembali karet hingga rata.