PROTON EDAR Indonesia (PEI) re-launched its flagship MPV, Exora with three variants at once. One variant is already known, namely Star Exora automatic transmission (previously manual transmission only), which will be present in Indonesia on Thursday (26/1), at the headquarters of the Artery Pondok Indah, South Jakarta.
While two other variants, over the in car entertainment, just like Exora Executive and the Supreme (both are no longer marketed) by adding a monitor screen on the roof of the second row, leather lining and the addition of body kit. "All body kits and the features on the new product is a local product, "says GM Marketing PT PEI Mazlan Mohd Zein, Tuesday (24/1).
To the heart pacemaker, PEI does not make any changes. Campro engine with a capacity of 4 cylinder inline 1.6-liter with 125 PS power and 150 NM torque was still in the hood.
About the price has not been mentioned, but as a benchmark Exora Star sold Rp154 million.
Carmaker's flagship product from Malaysia, was first introduced to the public nationwide in July 2009 and immediately hook the attention of consumers and the country.
Star Exora is now circulating in the market has embraced the system front seats with height adjusting feet, steering power steering and power windows and electric mirrors. Already double DIN audio system with CD player features, radio and USB connection.
Star Exora is known to have good handling. This is thanks to the development of collaboration with Lotus. It can be seen from the Lotus Ride & Handling logo on the back door Exora. Security features, has been embraced Exora disc brakes in front of the dilegkapi Anti-lock Brake System (ABS). There is also EBD and dual SRS airbags.
This car is also fairly economical for fuel consuming cars with cylinder capacity of 1.6 liter. This car is drinking petrol 9.4 liters per 100 km, for use in the city. So, we wait.
Showing posts with label auto insurance in Michigan. Show all posts
Showing posts with label auto insurance in Michigan. Show all posts
Wednesday, February 8, 2012
Saturday, February 5, 2011
Technical Modifications Car
1. Plan
The first step to modifying a car is to use the services of a proven reputation modifiers. With those more experienced like this, you can devote preliminary design modifications to the car as desired. If you choose to use professional services, then make sure you've included an additional budget for salaries. Exaggerated budget car modification is around 10% in case of unwanted things. One thing that should not be missed, make sure you are not a candidate mounts STOLEN.
Furthermore, it will provide useful input about the color, tires, interior, and anything else related.
2. Budget
Having no idea what car you want, then it's time to peek into the wallet. Make sure how much money you allocate for this car modification. Budget is also influenced by what kind of car modifications, such as
Research in advance what the price of spare parts and time required for
3.Menemukan the right car
After making sure your budget is, now looking for a decent used car to receive polish. The less rust and damage, the more you shout wallet happy. But most importantly, make sure you research first about the car. At least you know the year of manufacture and specifications are followed.
4. Spare Part List
After spending the spare part, it helps you to organize the shopping list. Record anywhere you store the goods so you do not buy the same item twice. Or
5. Kikis Cat
There are several methods suggested several workshops leading to the erosion of the paint. The most commonly used blasting media that make your car back to the original color of gray.
6. New Cat
Once your car 'bare' it's time for you to contact an experienced painter. Reference can you search through the garage and the famous store that has often provide services such painter.
You can discuss with him about the choice and brand colors. Although looking a bit pricey, but guaranteed you will not regret the outcome.
7. Engine
While your car is painted, it's time to buy things that are important and the most expensive. Make sure the machine you selected in accordance with the power plant you want. Next, please find a machine with the best price according to its kind.
8. Brakes and Suspension
Search engines can be coupled with a search for a suitable suspension system. Remember better to spend a lot of money for these two things today, because it guaranteed durable.
Compared to the material you are looking for cheap but fast is broken. Matches all kinds and types of tires with the brakes of your choice.
9. Details
After all is installed, a little longer you will be able to enjoy a new car but a long serve targeted. But you must remember the details that always catch people's attention, the interior and exterior.
On the outside do not get too much play of color, because of the possibility of disappointing results and even the unsightly eye although you may be very interested.
Choose the color and sweep of the right technique because that's the 'wow' factor. Similarly, the inside, not to impose values that have been painstakingly beautiful exterior constructed.
Thursday, February 3, 2011
Tips Performance Skutik
Setting Skutik Agar Tangguh di Tanjakan
Depok - Perlu diketahui terlebih dulu, bahwa sebenarnya motor jenis skutik awalnya dirancang buat alat transportasi di perkotaan yang jalannya cenderung datar. Maklum, sistem transmisi CVT (continuous varable transmission) memang lebih cocok di kontur jalan seperti itu.
Namun kenyataannya skutik juga digemari di daerah-daerah. Termasuk di kawasan perbukitan. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi kondisi seperti itu? Yuk, kita tanya ahlinya langsung.
Menurut Senaponda, punggawa PaDepokan Motorsport di Depok, Jabar, untuk daerah perbukitan, skutik butuh torsi besar di putaran tengah. Karena umumnya saat berakselerasi di tanjakan, putaran mesin cenderung dikondisikan di putaran segitu. Ini berlaku untuk semua merek skutik.
“Untuk meningkatkan torsi di putaran tengah tersebut bisa dilakukan dengan cara mengganti roller dengan yang bobotnya lebih ringan 2 gr dari standar bawaan motor secara merata,” ujar Sena. Jangan diselang-seling, karena cenderung akan membuat vibrasi.
Misal kalau di Vario standarnya pakai 13 gram (6 buah), maka semuanya diganti yang 11 gram. “Selain itu, celah klep dibikin agak rengang sedikit bagian ex-nya,” tambah Sena.
Bila kerenggangan klep ex standarnya 0,25 mm, maka coba renggangkan jadi 0,26 – 0,27 mm. Jangan lebih, karena akan membuat mesin jadi lebih berisik.
Dan yang perlu diperhatikan pula yakni cara ngegasnya. “Pakai metode partial opening throttle alias grip gas diurut,” saran Sena. Jangan langsung dipelintir dalam, karena akan membuat rasio bukaan puli jadi terlampau berat. Sehingga lari motor jadi kayak ngeden.Atau, lanjut Sena, grip gas diurut dulu pelan-pelan sampai putaran tengah dan tahan sebentar hingga kecepatan konstan, baru kemudian dipelintir dalam (wide open throttle). Oh, iya untuk menghindari mesin cepat overheat lantaran kerap digeber di tanjakan ekstrem, Sena menganjurkan untuk menaikkan main jet 1 step.
Keterangan :
1. Cara paling simpel mengakali torsi di putaran tengah untuk motor standar yakni dengan mengganti roller pakai yang bobotnya lebih ringan 2 gram secara merata.
2. Celah klep ex sebaiknya agak dilonggarakan sedikit sekitar 0,01 - 0,02 mm.
3. Perilaku membuka gas sebaiknya diurut hingga putaran tengah, baru kemudian dipelintir dalam.
4. Ukuran spuyer, terutama main jet sebaiknya dinaikkan satu step untuk menghindari mesin cepat overheat karena keseringan nanjak ekstrem.
5. Cara paling andvance yaitu upgrade performa mesin, termasuk bore-up kapasitas silinder biar tenaga dan torsi meningkat. Sehingga lebih kuat melintasi medan berbukit. (motorplus.otomotifnet.com)
Tips Performance Kymco Free
Substitusi Per CVT Kymco Free, Akselerasi Lebih Enteng
Keterangan Gambar :
1. Lepas semua baut pengancing tutup CVT yang berjumlah 9 buah dengan kunci T-8.
2. Copot mur driven face atau rumah kopling dengan kunci khusus seperti huruf Y (treker) dan kunci sok 14.
3. Buka mur penahan kopling pakai kunci treker lagi.
4. Sekarang tarik per CVT dengan tangan dan ganti punya Vario. Perbedaannya, milik Kymco lebih tinggi 3,2 cm (Kymco 15,2 cm, Vario 12 cm)
“Tingginya beda satu ulir tapi diameter lingkarnya sama-sama 5,7 cm. Karena pendek itulah bikin tarikan awal lebih cepat dibanding standaran,” ucapnya.
Tools:
• Per CVT Honda Vario Rp 30 ribu •
Daftar Belanjaan:
• Kunci T-8 • kunci sok 14 • 2 special tool (treker) •
Jakarta - Akibat merasa lambat dalam berakselerasi, bikin Alan Basyir warga Slipi, Jakbar ini geram, “Setiap mau menyusul kendaraan lain, suka gak yakin.
Apalagi saat tanjakan, capek deeh. Gimana ya, biar enak tarikannya tapi tanpa main bore-up?” harap pembesut Kymco Free LX.
Tenang, Franky ketua Kymco Motor Club (KMC) punya jawabannya. “Itu sih biasa, pasti per CVT-nya sudah payah. Kan semua komponen ada umurnya. Baru akan ketahuan kalau larinya sudah berubah. Sebab, per ini ikut andil dalam mengurangi dampak tenaga mesin terbuang atau selip,” ujar pria ramah ini.
Jadi solusinya gimana dong? Bisa ganti komponen yang baru atau pakai part alternatifnya.
Yakni, saling tukar atau substitusi per CVT Honda Vario. Harganya Rp 30 ribu, dibanding punyanKymco Rp 67 ribu. Keuntungan lain, tarikan bawah terasa lebih enteng. (motorplus.otomotifnet.com)
1. Lepas semua baut pengancing tutup CVT yang berjumlah 9 buah dengan kunci T-8.
2. Copot mur driven face atau rumah kopling dengan kunci khusus seperti huruf Y (treker) dan kunci sok 14.
3. Buka mur penahan kopling pakai kunci treker lagi.
4. Sekarang tarik per CVT dengan tangan dan ganti punya Vario. Perbedaannya, milik Kymco lebih tinggi 3,2 cm (Kymco 15,2 cm, Vario 12 cm)
“Tingginya beda satu ulir tapi diameter lingkarnya sama-sama 5,7 cm. Karena pendek itulah bikin tarikan awal lebih cepat dibanding standaran,” ucapnya.
Tools:
• Per CVT Honda Vario Rp 30 ribu •
Daftar Belanjaan:
• Kunci T-8 • kunci sok 14 • 2 special tool (treker) •
Mengenal Hubungan Kompresi dan Nilai Oktan
Pertanyaan yang banyak muncul sekarang ini di antara pemakai kendaraan bermotor adalah apa akibatnya apabila menggunakan bensin premium atau beroktan lebih rendah. Pasalnya, harga bensin beroktan tinggi sekarang ini semakin cepat menguras kantong!
Sebelumnya menjawab pertanyaan tersebut, pemilik mobil dan sepeda motor ”harus” mengetahui salah satu spesifikasi mesin, yaitu perbandingan kompresi (compression ratio).
Perbandingan kompresi adalah perbandingan ruang yang tercipta di atas piston ketika berada di titik terendah atau bawah (TMB) dan tertinggi atau titik mati atas (TMA). Lihat gambar!
Tren mesin sekarang, perbandingan kompresinya makin tinggi. Malah kini ada mesin bensin dengan perbandingan kompresi 14: 7. Adapun mesin lama bisa saja 7–8 : 1. Sekarang ini kebanyakan perbandingannya 9–10,5 : 1. Mesin yang lebih canggih sekitar 11- 12. Tujuan mesin dibuat dengan perbandingan kompresi tinggi adalah untuk meningkatkan efisiensi (irit bahan bakar) dan menurunkan kadar emisi.
Untuk membuat mesin bekerja dengan perbandingan kompresi tinggi, syarat utamanya adalah harus menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi. Kendati demikian, tidak semua mesin harus atau lebih baik menggunakan bensin beroktan tinggi. Mesin dengan kompresi rendah, jika diberi bensin oktan tinggi, hanya menyebabkan pemborosan uang. Tenaga mesin juga tidak naik dan tetap saja boros.
Sebenarnya para ahli yang berkecimpung di laboratorium mesin sudah mengeluarkan data hubungan antara perbandingan kompresi dan oktan bahan bakar seperti berikut.
Perbandingan Kompresi | Kebutuhan Nilai Oktan | Efisiensi Termal % (Gas ditekan habis) |
5 : 1 | 72 | - |
6 : 1 | 81 | 25 |
7 : 1 | 87 | 28 |
8 : 1 | 92 | 30 |
9 : 1 | 96 | 32 |
10 : 1 | 100 | 33 |
11 : 1 | 104 | 34 |
12 : 1 | 108 | 35 |
Kendati demikian, pada sebagian mesin sekarang, apalagi yang menggunakan dua busi atau busi menyala dua kali secara berurutan, penggunaan bensin beroktan lebih rendah masih bisa ditoleransi.
Tugas oktan
Oktan dicampurkan ke dalam bensin bertugas mencegah agar jangan cepat terbakar! Lho kok gitu? Bukankah bensin yang mudah terbakar lebih oke? Tidak demikian pada mesin. Pada mesin, waktu pembakaran (pengapian) telah ditentukan berdasarkan siklus atau langkah kerja mesin.
Pembakaran terjadi ketika piston mendekati titik mati atas (TMA) pada langkah kompresi. Tidak boleh terlalu jauh atau maju atau terlambat. Apabila kemajuan, kerja mesin tidak efisien dan tenaga kurang. Sebaliknya, jika terlambat, mengakibatkan mesin menembak atau bahasa kerennya knocking.
Nah, bensin yang disedot oleh mesin (disemprotkan oleh injektor) dikompresi atau dimampatkan pada langkah kompresi sekaligus dicampur dengan udara. Pada saat inilah terjadi kenaikan suhu dan tekanan bensin di dalam. Suhu tersebutlah bisa memicu bensin bisa terbakar dengan sendirinya, yang disebut juga autoignition. Ya, terbakar sendiri alis swabakar!
Nah, bisa dibayangkan, kalau swabakar terjadi sebelum busi memercikkan bunga api. Akan terjadi dua ledakan besar. Pertama, swabakar bensin dan kedua akibat disulut oleh busi. Kalau keseringan, dipastikan akan merusak mahkota piston, kubah kepala silinder, klep, busi dan kalau mesin modern sekarang adalah injektor (injeksi langsung).
Apabila kedua ledakan beradu dan sering terjadi, umur mesin pendek. Mesin juga loyo, boros bensin, dan menimbulkan polusi tinggi.
Nah, untuk mencegah swabakar itu, ke dalam bensin ditambahkan oktan yang dibuat dari berbagai macam bahan (dulu timbal atau Pb). Makin tinggi nilai oktan, tambah hebat kemampuan mencegah swabakar. Waktu pengapian yang lebih dekat ke TMA membuat pembakaran lebih efisien, ledakannya lebih kuat.
Kendati demikian, masih ada berbagai faktor lain yang menentukan pemilihan oktan ini. Misalnya, suhu, putaran dan beban mesin, dan ketinggian tempat.
Pada mesin-mesin modern, terutama sistem injeksi, untuk mencegah swabakar atau menembak, dilengkapi dengan knock sensor yang bertugas memantau kerja mesin. Kalau terjadi gejala menembak, sensor akan melaporkan ke komputer, waktu pengapian dimajukan untuk mencegah gejala menembak atau swabakar!
Subscribe to:
Posts (Atom)

