Showing posts with label Machine. Show all posts
Showing posts with label Machine. Show all posts

Thursday, February 3, 2011

Tips Mesin Honda Vario CBS

Ayo, Atasi Getaran Mesin Honda Vario CBS!

Jakarta - Punya skutik jangan cuma tampilan luar yang dinomorsatukan, komponen transmisi otomatis atau CVT juga perlu perawatan.
Jika telat atau lupa, akibatnya laju motor jadi lelet dan diikuti suara berisik di dalam CVT. Tapi itu contoh paling sederhana, bila ini terus diabaikan, penyakit ini malah makin menjadi-jadi.

“Paling parahnya, setiap mau ngegas atau berakselerasi, pasti terasa sedikit getaran sampai ke badan dan mesin juga jadi boros.
Selain itu, mesin juga jadi tersendat­-­sendat di rpm rendah,” ujar Adi Sutisna yang buka gerai skutik RC Speed di Jl. Rempoa Raya No.7 Ciputat, Jaksel.
Lalu harus gimana, dong? Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk perawatan mesin matik Sampeyan khususnya bagian CVT-nya. Ya udah kita ikuti langkah berikut. (motorplus.otomotifnet.com)

1. Bongkar CVT, pertama lepas semua baut penahan cover CVT pakai kunci T-8
2. Periksa kondisi drive belt CVT-nya. Caranya gampang, tinggal tekuk belt tersebut dan lihat apakah ada retakan kecil, dengan cara dibalik lalu ditekuk
3. Periksa tapak bagian dalam dari flywheel atau teromol kopling. “Jika sudah termakan atau baret, kerja sentrifugal jadi lambat, ini juga faktor penyebab BBM jadi boros,” bilang Adi
4. Cek kondisi roller, kalau permukaan atau lingkarannya tidak rata alias peyang harus diganti part yang baru. Ingat, jangan cuma satu yang diganti, harus satu set semua
5. Jangan lupa cek ketebalan kampas sentrifugal dilihat. Ketebalan minimum 2 mm, “Fungsinya menekan flywheel sehingga transfer tenaga dari penggerak diteruskan ke roda,” tutup pria yang suka bercanda ini.

Modifikasi Yamaha Byson Sesuai Selera Pemiliknya

JAKARTA, - Bentuk Yamaha Byson dengan ban besar dan setang Fatbar sebenarnya sudah macho. Tapi oleh sang pemilik seperti Made Andy darim Kalimantan Barat, Rudi Tanumihardjo asal Jakarta dan Abdul Rahim dari Depok, tampilan sepeda motor sport Yamaha itu perlu dibikin lebih berotot.

Konsep bolt-on Made yang tinggal di Sanggau, Kalimantan Barat berkeinginan Bysonnya bergaya streetfighter. urusan modifikasi dipercayakan pada Berkat Motor (BM) di Tangerang, Banten. "Konsep yang diterapkan bolt-on, jadi tidak ada yang perlu dipotong," tegas Rudy Gunawan, owner BM.

Hanya, lanjut Rudy, karena 'baju' Byson terlalu ramping, maka ditambah menggunakan fiberglass agar bisa mencuat ke luar dengan tampilan agak menyiku. Dan pemasangannya tak perlu memotong cover lain dan dudukan bautnya masih pakai cover tutup samping. Untuk mengisi kekosongan di bawah tangki dibikin deltabox pakai fiberglass, termasuk juga tutup cover bawah mesin dengan desain mengambil dari Deinese.

Agar lebih kekar, pelek standar diganti punya moge Suzuki GSX400. Hanya ukuran belakang 18 inci lebih besar ketimbang depan 17 inci.Dipilihnya pelek GSX karena Made ingin pakai double disk di depan.

Minimalis Beda dengan Rudi Tanumihardjo. Ia merasa bagian bawah Byson perlu dipermanis lagi karena tak imbang antara tangki yang besar, tapi di bawahnya melompong. Selain engine cover, juga dibikin side cover sehingga membuat di seputar mesin jadi lebih penuh.

Karena ada penambahan bodi tentu berefek pada bobot kian berat dan tenaga pun berkurang. Di sini Rudi mengganti CDI dengan yang tidak ada limiternya. Tak cuma itu, koil standar ikut diganti dengan buatan Scorpio.

Rasa India Sementara Rahim ingin sepeda motornya seperti Byson India bernama Fazer yang kuat dengan fairing di depan.Kebetulan ia punya banyak teman di negeri sari, sehingga bisa pesan satu set bodi Fazer.

Begitu datang, enggak langsung dipasang karena enggak ada dudukannya. Dibuatkanlah breket dengan cara yang sedikit beda. Pertama, bagian rangka yang akan ditempeli breket dikasih semacam penambahan daging dengan cara dilas. Baru kemudin di bor supaya breket bisa dibaut.

Untuk lampu belakang, Rahim memilih punya Kawasaki ZX-6 karena bentuknya yang modern. Supaya tidak merusak bodi asli, dibikinkan bodi baru dari fiber sebagai rumahnya. jadi, deh.